Showing posts with label islam. Show all posts
Showing posts with label islam. Show all posts

Saturday, April 05, 2014

The Toughest Job in the World



Have you ever recognized the toughest job in the world? The job that requires someone to works 24 hours a day, 365 days a year. No training is given. There will be no breaks at all. Annual leave does not exist. No pay is given. This job is often unappreciated, yet resignation is impossible. 

It's motherhood. I love you, Mom!

#Everydayismotherday #Islam #loveyourmother #respect

(pic source: http://kufarooq98.files.wordpress.com/2013/04/mother.jpg)

Tuesday, January 08, 2013

Dalam Dekapan Ukhuwah

Seorang kawan bertanya dengan nada mengeluh.

“Di mana keadilan Alloh?”, ujarnya.
“Telah lama aku memohon dan meminta pada-Nya satu hal saja.
Kuiringi semua itu dengan segala ketaatan pada-Nya.
Kujauhi segala larangannya.
Kutegakkan yang wajib.
Kutekuni yang sunnah.
Kutebarkan shodaqoh.
Aku berdiri di waktu malam.
Aku bersujud di kala dhuha.
Aku baca kalam-Nya.
Aku upayakan sepenuh kemampuan mengikut jejak Rosul-Nya.
Tapi hingga kini Alloh belum mewujudkan harapanku itu.
Sama sekali.”

Saya menatapnya iba. Lalu tertunduk sedih.

“Padahal,” lanjutnya sambil kini berkaca-kaca, “Ada teman yang aku tahu ibadahnya berantakan. Wajibnya tak utuh. Sunnahnya tak tersentuh. Akhlaknya kacau. Otaknya kotor. Bicaranya bocor. Tapi begitu dia berkata bahwa dia menginginkan sesuatu, hari berikutnya segalanya telah tersaji. Semua yang dia minta didapatkannya. Di mana keadilan Alloh?”

Rasanya saya punya banyak kata-kata untuk menghakiminya.
Saya bisa saja mengatakan, “Kamu sombong. Kamu bangga diri dengan ibadahmu. Kamu menganggap hina orang lain. Kamu tertipu oleh kebaikanmu sebagaimana Iblis telah terlena! Jangan heran kalau do’amu tidak diijabah. Kesombonganmu telah menghapus segala kebaikan. Nilai dirimu hanya anai-anai beterbangan. Mungkin kawan yang kau rendahkan jauh lebih tinggi kedudukannya di sisi Alloh karena dia merahasiakan amal sholihnya!”
Saya bisa mengucapkan itu semua. Atau banyak kalimat kebenaran lainnya.

Tapi saya sadar.
Ini ujian dalam dekapan ukhuwah.
Maka saya memilih sudut pandang lain yang saya harap lebih bermakna baginya daripada sekedar terinsyafkan tapi sekaligus terluka.
Saya khawatir, luka akan bertahan jauh lebih lama daripada kesadarannya.
Maka saya katakan padanya, “Pernahkah engkau didatangi pengamen?”

“Maksudmu?”

“Ya, pengamen,” lanjut saya seiring senyum. “Pernah?”

“Iya. Pernah.” Wajahnya serius. Matanya menatap saya lekat-lekat.

“Bayangkan jika pengamennya adalah seorang yang berpenampilan seram, bertato, bertindik, dan wajahnya garang mengerikan. Nyanyiannya lebih mirip teriakan yang memekakkan telinga. Suaranya kacau, balau, sengau, parau, sumbang, dan cemprang. Lagunya malah menyakitkan ulu hati, sama sekali tak dapat dinikmati. Apa yang akan kau lakukan?”

“Segera kuberi uang,” jawabnya, “Agar segera berhenti menyanyi dan cepat-cepat pergi.”

“Lalu bagaimana jika pengamen itu bersuara emas, mirip sempurna dengan Ebiet G. Ade atau Sam Bimbo yang kau suka, menyanyi dengan sopan dan penampilannya rapi lagi wangi, apa yang kau lakukan?”

“Ku dengarkan, kunikmati hingga akhir lagu,” dia menjawab sambil memejamkan mata, mungkin membayangkan kemerduan yang dicanduinya itu. “Lalu kuminta dia menyanyikan lagu yang lain lagi. Tambah lagi. Dan lagi.”

Saya tertawa.

Dia tertawa.

“Kau mengerti kan?” tanya saya.
“Bisa saja Alloh juga berlaku begitu pada kita, para hamba-Nya. Jika ada manusia yang fasik, keji, munkar, banyak dosa, dan dibenci-Nya berdo’a memohon pada-Nya, mungkin akan Dia firmankan pada malaikat: “Cepat berikan apa yang dia minta. Aku muak dengan mendengar ocehannya. Aku benci menyimak suaranya. Aku risi mendengar pintanya!”

“Tapi,” saya melanjutkan sambil memastikan dia mencerna setiap kata, “Bila yang menadahkan tangan adalah hamba yang dicintai-Nya, yang giat beribadah, yang rajin bersedekah, yang menyempurnakan wajib dan menegakkan sunnah; maka mungkin saja Alloh akan berfirman pada malaikat-Nya: ‘Tunggu! Tunda dulu apa yang menjadi hajatnya. Sungguh Aku bahagia bila diminta. Dan biarlah hamba-Ku ini terus meminta, terus berdo’a, terus menghiba. Aku menyukai do’a-do’anya. Aku menyukai kata-kata dan tangis isaknya. Aku menyukai khusyu’ dan tunduknya. Aku menyukai puja dan puji yang dilantunkannya. Aku tak ingin dia menjauh dari-Ku setelah mendapat apa yang dia pinta. Aku mencintainya.”

“Oh ya?” matanya berbinar. “Betul demikiankah yang terjadi padaku?”

“Hm… Pastinya, aku tidak tahu,” jawab saya sambil tersenyum. Dia agak terkejut. Segera saya sambung sambil menepuk pundaknya, “Aku hanya ingin kau berbaik sangka.”

Dan dia tersenyum. Alhamdulillah.

***
Dikutip dari Buku 'Dalam Dekapan Ukhuwah' karya Salim A. Fillah. Credits to http://lentingkehidupanku.blogspot.com/2012/06/kutipan-buku-dalam-dekapan-ukhuwah.html

Wednesday, December 26, 2012

The Beauty of Nature



Hey, peeps, Assalamu'alaykum :) Well, I can't tell much about this one post. I just grab my camera (no no, basically my mom's camera hehe), took some pictures, then leave to the dentist~ and then making this post to you all.

Have you ever wondered why my blog's title change?

Yes. It's because I do want to add more Islamic values to my own blog, and I thought, the best way I could ever make that idea into reality is through photography and hadith/qur'an verses. With a little sense of fashion, of course. (maybe someday, I'll ask my fashionable partner to take pics together hahah)

Well, I'm not an expert. I'm just some random teenager that had older faces which makes people think I'm older than 16. Even many of them called me 'IBU' (read : ma'am) if I wander in malls or public places without my high school uniform.

Okay. Stop the random elaboration. So, today, since I want to be at least a little productive, I decided to have my-very-first-photoshoot-ever-in-2012. Woo hoo!





"Allah is beautiful, and He loves beauty."

Thursday, April 12, 2012

Feelings Analysis

Makasih ya Allah, untuk mengingatkanku kembali, tepat di saat ketika aku sudah hampir lupa seperti apa manisnya rasa bahagia itu.

But, still, I won't consider these strange matters as feelings. Insha Allah. Dia itu Maha pembolak balik hati, and He, surely, knows the best for me. I won't let myself doing the same mistake again, because those mistakes hurt really bad, took a lot of time and efforts to heal it.

A lesson learned today. Just do whatever your heart tells you, but don't forget the values you're holding on to. And the good thing is, I made some progresses. I talked with that person casually. I asked the things that I really want to know to that person, without impure intentions, Insha Allah. I even gave some complements to that person, even if that person didn't even realize it. And I tried to be independent. The most important thing is, I'm being honest with myself. This case is different from the old case, it's totally a different story, with different characters.

I won't expect anything. It may be sakali, but for real, I think it's too early to consider this matters as love. I'm just praying that one day, Allah will show me the best kind of perspective to see this matters. I was badly injured, though (maybe) no one know about it. I silently promised to myself that I would never, ever do something without giving my best efforts in it. Yeah, everything. Including in that what-so-called-feelings. I told myself, there's no way to go back to yesterday. But, if you want to, you can make a new ending today. 

Now, I'm not so sure about my feelings. I started to realize that up until now, I'm actually still up for looks. I see people from how they look, not from their true nature. He was the only one that I look for personality-sake, not for the sake of good looks. But now, since things already like this, I'm telling you : the only solution that I can think right now, is preventing myself from doing the same mistake over and over again. Yup, I'm going to restrain myself, now.

Rule : It isn't love if you only see them from their looks. They might be good looking, smart, and rich. But human get old fast, their good looks will vanish easily. And we won't spend long time on this temporary place. All I need is just an Imam to guide me to Jannah. Itu pun kalo saya masih diberi kesempatan hidup ya.

P.S. : kalau aku punya anak, aku mau namain mereka Abdurrahman, Muhammad, Aisyah, Hafshah! #khayalanmasadepanyangterlalujauh


Rise & Grind!
Bewizta<3

Wednesday, March 28, 2012

Great Things About Shalat Dhuha

Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang menjaga shalat dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan." (HR Ibnu Majah).
«يُصْبِحُ عَلَىٰ كُلِّ سُلاَمَىٰ مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ. فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ. وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ. وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ. وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ. وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ. وَنَهْيٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ. وَيُجَزِىءُ، مِنْ ذٰلِكَ، رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَىٰ».
“Pada tiap pagi ada kewajiban sedekah untuk tiap-tiap persendian, dan tiap tasbih adalah sedekah, tiap tahlil adalah sedekah, tiap tahmid adalah sedekah, tiap takbir adalah sedekah, menganjurkan kebaikan adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah dan yang bisa mencukupi semua itu adalah dua rakaat (shalat sunnah) yang dilakukan di waktu dhuha.” (HR Muslim, Ahmad dari Abu Dzar Radhiallahu ‘Anhu)
"Barang siapa yang shalat subuh berjamaah kemudian duduk berzikir untuk Allah sampai matahari terbit kemudian (dilanjutkan dengan) mengerjakan shalat dhuha dua rakaat, maka baginya seperti pahala haji dan umrah, sepenuhnya, sepenuhnya, sepenuhnya."(HR Tirmidzi).

"Barang siapa shalat dhuha 12 rakaat, maka Allah SWT akan membangunkan baginya istana dari emas di surga." (HR Ibnu Majah).

Friday, February 10, 2012

True Status of Muslim Women

Thanks to Teh Annisa Sophia who tagged this pic to me in facebook. All credits goes to SpreadSalam.

Picture shown above means A LOT for me. Yeah, the position of a woman in Islam are really, really high. And those who say Islam are discriminating women, well, I'm totally against your opinion! --> pake gaya LIA. Lol.


And here's another pic, but still in same contexts and from SpreadSalam too! :)



Ingat janjiku untuk tidak buka blog sampai Juni? Lupakan saja. Kau boleh pisahkan aku dari facebook, twitter, flickr, bahkan Tumblr, but I just can't be separated from blogging activities. Itu terlalu berat bagiku.

By the way, I'm going to move to my new blog in blogdetik.com. I don't know why, but I feel kinda more secure here (at my new blog). Hehe.


Wanna know the link of my new blog?
Well, I can't tell you... It's a huge secret of mine, guys ;)


Byeeeeeeeeeee,
Bezta.

Tuesday, December 20, 2011

The True Personality of PM.



Even the most graceful person like Rasulullah have so many haters until now, and he didn't even hate them. And that line, "No worldly duties could keep him busy." I feel so useless because I'm not that busy, yet I often procastinated the prayers and rarely reciting Qur'an. All this time, I've been ignoring my own God. Astagfirullahal'adzim.



Hate cartoon for Islam and Prophet Muhammad.(I make the size smaller because it was unappropriate, actually) 
Oh, haters.


There are 2 things that I wanna say over that hate cartoon.

First of all, don't ever judge someone if you don't have any scientific evidence. Read the Qur'an instead. The true Islam itself, actually, really appreciate women, see terrorism as a very awful thing, and Prophet Muhammad himself used to get along with his neighbours, no matter what their religion are. He didn't force them to convert to Islam.

And, the perspective those racist people had for Islam doesn't even close to true. Just because we're moslem, then it doesn't mean we're terrorist. And ya, just by now, I found out that actually, some of Jewish people in Israel didn't really hate moslem, they didn't support the Kabbalah thingy & the blockade over Palestine. (don't bring Obama over this, I'll get mad. hehe)

Really, we should never stereotyped people.

Wednesday, November 09, 2011

Don't Wear This Kind of Hijab!


Cuma untuk berbagi informasi saja. Tapi sebaiknya jangan dipakai deh yang kerudung model sanggul gitu. Jaga-jaga aja.

Setelah saya liat gambar ini, sekarang saya sering banget neken-neken kepala, biar ga ada 'something' yang ngejendol gitu wkwk.

Wednesday, October 20, 2010

Keutamaan Perempuan

Wanita yang shalehah itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang shaleh.

Surga itu di bawah telapak kaki ibu.

Apabila memanggil akan dirimu dua orang ibu bapakmu, maka jawablah panggilan ibumu terlebih dahulu.

Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta kepada suaminya, masuklah dia dari pintu surga mana saja yang dikehendaki.

Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia ke dalam surga terlebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).

Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah.

Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.

Apabila semalaman seorang ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah SWT.

source here

Thursday, July 08, 2010

journey M

holla friend. kembali bersama bewew (?) sori kemaren sempet vakum posting, soalnya seperti yang udah saya ceritakan, kemaren alhamdulillah dapet kesempatan umroh 12 hari. berangkat tanggal 26 juni, nyampe jakarta tanggal 7 juli. travelnya yang bewew pilih sedang laah kelasnya, bewew sendiri berangkat berlima sama orangtua dan nenek kakek bayarnya sekitar US$ 1490-an. wiih ada tuh travel yang buat orang borju, namanya Mak Tour (apa Maq Tour?) ya itulah pokoknya. bayarnya sekitar US$1900-an. buset, mahal sekali. nginepnya juga di hotel bagus semacam grand zam zam (bintang 5, diatas hilton levelnya) . oh well, hotel bagus itu ga terlalu penting buat umrah sebenarnya, karena kita tujuannya mau ibadah kan, bukan mau lama lama di kamar.
kembali ke cerita. anggota travel umrah bewew yang sekarang (ATM tour, weitsah kayak berbau uang hahah) sekitar 20-an. ada keluarga yg bawa anak kecil 4 orang. dan kakaknya yang tertua sekilas muiriiiip banget sama atas. tapi bibirnya tipisan atas :) wkwk . terus dapet kenalan anggota lain yg kebetulan temen kantor ibu saya. anaknya sekolah di smp 49, namanya muti :D sama abg lain yg ikut ada namanya Nesya. sekolahnya di smp 115.
-___- pada bagus bagus tenan sekolahnya. pas bewew bilang bewew sekolah di smp 1, mereka pada nanya, "jauh amat dari bogor ke jakarta?" "Looh emang smp 1 ada rsbinya?" oalaah ternyata mereka pada ngirain yang dimaksud itu smp 1 jakarta di cikini hahaha.
perjalanan ditempuh dengan menggunakan lion air. delayed 1 hour. no flight without delayed is very identic with lion air -.- perjalanan makan waktu 10 jam (take off pukul jam 1 lebih WIB nyampe sana pukul 19.00 kurang waktu setempat) bandara king abdul aziz di Jeddah luaaaas banget lapangannya. tapi dalemnya sempit. daaan waktu ada pengecekan passport, ga boleh sekeluarga rombongan, harus satu satu yowess ngantri. udah gitu ada orang arab marah marah gaje jadi tontonan beribu orang indonesia *lebay* wkwk bewew senyum sendiri liat tingkahnya ngangkat bahu, ekspresinya aneh, ngomongnya pake bahasa planet pula hahahahahaha. and finally, it came to me for getting the pasport checked. so i walked into the airport staff table. petugasnya itu ngecek paspor bewew bentar, terus tiba tiba dia nanya :
petugas : mahram?
bewew : ngeeeek??
petugas : mahram????
lagi hopeless hopelessnya, tiba tiba tante upi nyamperin dan ngomong sama petugasnya. ternyata saudara saudara, petugas itu bermaksud bilang MUHRIM!!! dia manggil ortu bewew! what the banget itu z -___- kemudian, ketika saya sedang melangkah dengan tenang di bandara, SUDDENLY, i saw something "yuck". ada DOG! anjing pelacak! orang gila, ada anjing segala di arab *katro* mana ngendus ngendus lagi hiiiiy. untung ga nyamperin bewew hehehe . peacee ;)
rombongan bewew dijemput sama petugas di arabnya. then from jeddah, we were going to madinatul munawarrah first by bus, then to makkatul mukaramah after 3 day stayed at Madina. kita nginep di hotel Al Shourfah untuk di Madinah . perjalanan Jeddah - Madinah sekitar 4 jam. tapi saya taunya kita nyampe sekitar jam 1 lebih. hotelnya bintang 3 gitu. tapi saya kurang suka hotel yang ini soalnya ac dingin banget, tapi kalo ga pake ac panas abis -__- jadi udara luar hotel panas banget, udara dalem dingin banget . beda banget sama di Mekkah. Di Mekkah, kita dapat sejenis furnished flat (rusun agak bagus) namanya Qasr Al Qamar. bewew sih love this place bangeet. soalnya acnya itu ac kuno (bukan split) dan di tengah ruangan ada kipas anginnya. emang sih, kamarnya bagusan di Al - Shourfah, tapi senengan di sinii! mana liftnya kuno, katanya dari Jepang liftnya. wuess lift zaman penjajahan wkwk.
to be honest, i like Makkah the most. why? dunno. many people said that Makkah was hotter than Madina, but i felt that Makkah is cooler than Madina *how strange* oiya, katanya banyak orang takut naik haji soalnya semua perbuatan jelek mereka bakal dibales di sini (terutama Makkah) dan hati hati dengan mulut kita, terutama di Mekkah, karena biasanya celetukan asal kita sering jadi kenyataan di sini. kayak pengalaman bewew nih, kan kalo di Makkah sering banget solat Jenazah (minimal ada 2 jenazah disholatin per waktu shalat) tapi kalo di Madinah ga terlalu. saya nanya ke Ibu, "bu, sebenernya jenazahnya ada apa enggak sih?" daaan tau apa yang terjadi? sebelum nanya kayak gitu saya ga pernah liat mobil jenazahnya, bahkan mayatnya. waktu shalat ashar, bener bener abis ngomong kayak gitu, langsung saya liat mobil jenazahnya. dan nggak cuma hari itu aja. hari selanjutnya saya liat terus di hampir seluruh waktu shalat. dan hari terakhir sebelum ke jeddah, saya liat mobilnya dong, ada 8 buah. astagfirullah. nenek kakek sama ortu bewew senyam senyum miris liat nasib saya. ya allah, from now on i'll keep my mouth shut for unimportant things :x
terus, waktu di madinah, saya kepengen beli swatch. tapi ga nemu tokonya. saya rada ngambek gitu deh sama ibu, gara gara bete. terus diomelin balik. yaudah diem aja sayanya. daaan, sejam sebelum ke mekkah, saya beli es krim movenpick (enaaak banget, terkenal di sana) di mal gatau namanya apa. naah pas masuk, tebak mata saya liat apa. counter swatch! gila , padahal udah ga nyari nyari. ternyata Allah emang denger doa kita, meskipun saya sendiri sebenernya ga pernah berdoa terlalu serius tentang pengen swatch ini swatch itu. oiya, FYI harga swatch di arab (jeddah, madinah, mekkah) JAUH lebih murah daripada beli di Indo. ada jam motif awan gitu harganya SR 160 . 160 x 2500 = Rp. 400.000 . saudara bewew beli swatch dengan tipe yang sama di swatch PIM harganya Rp. 600.000. jauh kan? wow. oiya harga seri colour codes di sana SR 135. di bogor berapa ya? haha. oiya jadi inget, ada sodara saya yang masih kecil minta dibeliin swatch gara gara temennya pada dibawain swatch. ada yang dibawain dari amrik lah, jepang lah, dll. waduuh dek, kenapa ga nitip mba bezta aja? kan bisa bilang, ini jamnya penuh doa, belinya di mekkah wkwkw *riya huuuu haha
di mekkah, ngga tau kenapa bewew kepikiran dacut (david archuleta maksudnya) sama jesse mccartney terus jadi nyanyi nyanyi sendiri di kamar. paling suka lagu i wanna know you sama this i promise you. oiya sama body language jesse mccartney juga. konichiwa come in movin' my way, hey little chica from guadalupeeee jiahaaha.
travel kita juga ngadain ziarah ke jabal tsur, jabal rahmah, percetakan quran, masjid quba, mina, sama pas mau pulang cuma mampir di jeddah (nggak nginep) dan mampir ke qorniche shopping center sama masjid terapung di laut merah. laut merah jerniiih banget . love it :)
then, i went back to indonesia at July 6th but arrived in jakarta at july 7th. pulangnya lebih parah lagi dong pelayanan dari lion air. kita di delay 2 jam -__- naudzubillah banget. udah gitu mbak mbak pramugarinya ada yang ngomeeel terus gara gara orang suka pada pindah pindah duduk. satu kena semua kena. udah gitu orang depan bewew, udah diperingatin sama mbaknya kalo take off ga boleh mundurin kursi, eh malah mundurin. pas ditegur lagi, teteuup aja dimundurin. anaknya yang cowok juga bilang kata kata sh*t versi bahasa indonesia. paraaaaaaaaaaah banget. untung anak ceweknya pake ice watch warna biru , jadi bewew masih sabaar (apa hubungannya?)
tips tips kecil :
-jangan lupa bawa payung atau topi disana panaaaas banget.
-bawa masker dan basahin sebelum ke masjid.
-beli labello (lipbalm buat bibir kering) di apotek terdekat. jangan beli di emperan, suka palsu. tapi saya sendiri sukanya ngolesin minyak zaitun kalau bibir kering. lebih manjur.
-selalu cek harga ke supermarket ato apotek terdekat kalo mau beli barang yang sama di emperan. kayak mamah bewew beli minyak rambut amila gold, nawar susah susah di emperan dapetnya SR 15, taunya di apotek cuma SR 12. what the heck banget zz
-bawa tali jemuran buat ngejemur di kamar
-usahakan tidak membawa banyak jeans, soalnya koper jadi berat.
-dll-
fotonya nyusul yaaa. memory cardnya di ayah bewew soalnya -__-"
see youuuu