Sunday, November 28, 2010

Playlist of the week a.k.a music chart #5

Vampire Weekend - Horchata
"Here comes a feeling you thought you'd forgotten"

The Feeling - Love It When You Call



Katy Perry - I Kissed A Girl



Colbie Caillat - Kiss The Girl (remake)



Goo Goo Dolls - Iris



Other :

James Morrison - You Give Me Something

Usher - DJ Got Us Falling in Love

Mike Posner - Please Don't Go

Flo Rida - Club Can't Handle Me

The Ready Set - Love Like Woe

Kenny G - My Heart Will Go On

Harry Potter?

DANIEL? HAHAHAHA


Dalem.



lol. I just can't stop laughing bahahahaha.




Luna Lovegood cakep ya --> gila. Daniel najong hihihi



OMG. Draco will be Quinn. LOL. Look at Draco's expression. Ga nahaaan.


they all look the best at this photo :D











Sweet Ron, haha.


Well yeah. To be honest aja, saya bukan penggemar Harry Potter. Sama sekali. Tapi seperti yang Kak Fina lakukan, saya sedang ber 'adaptasi' dengan selera masyarakat. Gimana bisa dibilang fans HP, wong buku Harry Potter and the Sorcerer Stone aja belom kelar kelar sampe sekarang. Filmnya? Baru sampe film yang ketiga, Harry Potter and the Prisoner of Azkaban. Itu pun belum selesai nonton filmnya :p





Yang terakhir ini agak ga nyambung sama Harpot. But, check this out.


WOOOO HAHAHAHAHAHA EDWARD KEGEERAN ;P Siapa juga yang ngetawain dia gara gara kulitnya 'mengkilap'? wkwkwk

Saturday, November 27, 2010

Bored

Fact #5
Seenggaknya, kalau kita bilang ke cowok "Eh, kamu mirip cewek" nggak akan sedalem kalau kita bilang "Eh, kamu mirip cowok deh." ---> telah diujicobakan pada Chops (Bagas ADS) yang semakin imut (dia mirip Willow Smith! rambutnya, I mean) setelah potong rambutce.

Fact #6
Biasanya kita cenderung ingin mengikuti 'interest' sang crush. Misalnya kecengan kita suka musik rock, Insya Allah kita kebawa bawa aroma 'rocker' gitu deh. Rocker juga manusiaaaaaaaaaaaaa.

ps : eh, jadi inget nih, A Bagas suka main looklet di TBI diem diem loh -____- HAHA tau kan looklet apa? itu loh yang ngedandanin cewek pake baju macem macem (aku aja bosen mainnya karena ga ngerti fashion) Terus terus, dia juga suka nonton pilem pilem disney yang ada di tipi tipi ntu (logat betawi) dia pernah nonton Another Cinderella Story dong demi apapun. Gila. Belum cukup sampai disitu, oh iya, dia juga Belieber. Tau kan Belieber apaan? yep, penggemar JUSTIN BIEBER. Oh, sebaiknya dia jadi cewek aja deh. pasti cantik kaya adeknya yang jelita tiada tara *alah riweuh*

AMPUN AAAAAA AMPUUUUUN HAHAHAHAHAHA

100 truths

1. Real name - Bewizta M.H
2. Nickname - Bewew (-_-) , Bezta
3. Zodiac sign - Leo
4. Male or female - female
5. Elementary School - Bina Insani
6. Middle School - SMPN 1
7. High School - haven't. SMAN 1 (amin) Dwi Warna (BIG AMIIIIIIIN)
8. Hair/Eye color - black / brownish black
9. Tall or short - Average (?)
11. Sweats or Jeans - Jeans
12. Phone or Camera - absolutely Camera
13. Health freak - not really.
14. Orange or Apple - Apple doong
15. Do you have a crush on someone - GALAAAUUU
16. Eat or Drink - EAT! (but my mom always force me to drink bz)
17. Piercings - Ears
18. Pepsi or Coke - None.
19. Been in an airplane - yeaah
20. Been in a relationship - No and won't.
21. Been in a car accident - yes (tabrakan kemaren bisa termasuk, kan?)
22. Been in a first fight - with boy. In grade 5. Riweuuuh pisaan hahahaha
23. First piercing - ear
24. First best friend - Khansa
25. First award - class ranking award, I think.
26. First crush - UDAH LIAT POSTINGAN LAMA AJA, RIWEUH DASAR ---> annoyed
27. First word - Ibu?
29. Last person you talked to in person - mom
30. Last person you texted - Adul hehehe
31. Last persons you watched a movie with - Irin and alya
32. Last food you ate - Hersheys :]
33. Last movie you watched - Millions (watch it on SCTV last week midnight and it's a good movie. Try to search it on wikipedia!)
34. Last song you listened to - Love Like Woe (eh?)
35. Last thing you bought - the world! (?)
36. Last person you hugged - who knows?


FAVE:

37. Food - popcorn!
38. Drinks - umm, water? wuateeer? *Charlieissocoollike style
39. Bottoms - Jeans. or Batik Skirt XD
40. Flower - Jasmine.
41. Animal - Turtle :3
42. Colors - Rainbow ;p
43. Movies - Baby Days Out?
44. Subjects - English, Bahasa Indonesia, and Social Science (well, depend on who's the teacher too)


(Put an X in the brackets if yes)

45. [X] fallen in love with someone.
46. [X] celebrated Halloween.
47. [X] had your heart broken.
48. [X] went over the minutes/texts on your cell phone.
49. [ ] had someone question my sexual orientation.
51. [ ] eaten a whole pizza.
52. [X] tried to do something, but couldn’t succeed.
53. [X] did something I regret.
54. [X] broke a promise
55. [X] hid a secret.
56. [X] pretended to be happy.
57. [X] met someone who changed your life.
58. [X] pretended to be sick.
59. [X] left the country.
60. [X] tried something you normally wouldn’t try and liked it.
61. [X] cried over the silliest thing.
62. [x] ran a mile.
63. [ ] went to the beach with your best friend.
64. [X] got into an argument with your friends.
65. [X] hated someone.
66. [X] stayed single for a whole year. [always]


CURRENTLY:

67. Eating - computer
68. Drinking - computer
69. Listening - TV, but I'm on computer :p
71. Plans for today - make summary for whole subject (the final test is coming -_-)
72. Waiting - for soulmate -_____-


YOUR FUTURE:

73. Want kids - 4? ting ting ---> gila
74. Want to get married? - yes laa
75. Careers in mind - Photographer or Volunteer Teacher


WHICH IS BETTER IN THE OPPOSITE SEX?:

76. Lips or eyes - eyes
77. Shorter or taller - taller
78. Romantic or spontaneous - both is good
79. Nice stomach or nice arms - ehh stomach?
81. Hook-up or relationship? - I choose 'or'
82. Looks or personality? - both. But... personality's more important


HAVE YOU EVER:

83. Lost glasses/contacts - yeaa T_T
84. Snuck out of the house - no
85. Held a gun/knife for self defense - not really :p
87. Broken someone’s heart - Mom? I'm sorryyyy :'(
88. Been in love - don't you ever dare to ask me *death glare*
89. Cried when someone died - yes.


DO YOU BELIEVE IN:

90. Yourself - at times
91. Miracles - absolutely
92. Love at first sight - NO. I believe at Crush at First Sight, exactly.
93. Heaven - sure. SURE! ALLAHUAKBAR!
94. Santa Claus - boro boro --"
95. Sex on the first date - Yuck :[
96. Kiss on the first date - *rolling eyes*


TRUTHFULLY

97. Is there one person you want to be with right now? i don't think so. MATAHARIIII! NO.
98. Do you know who your real friends are? Insya Allah, I Do.
99. Do you believe in God? yes.
100. Post as 100 truths

source : justjenni

Friday, November 26, 2010

Time to Mencak Mencak!

Minggu ini emang minggu mencak mencak, so many problems and I got bete to the max.

Senin, sakit tulang--harus pulang lebih cepat. Malemnya divonis tulang clavicula patah. Lalu ketemu bokap FND di RS. Great, FND bakal tau saya patah tulang -_-

hasil rontgen. Harusnya tulang berada tepat di depan arah yang saya buat.


Selasa, mesti ke dokter. untung dokter bilang saya cuma harus pakai clavicula braces (semacam penegak gitu) terus fisioterapi dua kali seminggu. Kalau sebulan tulang belum kembali ke tempat semula, baru harus operasi, tulangnya harus dipen.

found child indoor playground while waiting my turn to be checked-up. Going crazy.

Clavicula Brace. I wear it everyday, every hour, every minutes, even every seconds -__-



Rabu, PELATIH ANSAMBLENYA NGARET PARAH, jadi telat les privat -_______-

Kamis, ulangan mate yang bikin dag dig dug, drama Bahasa Inggris yang agak 'krik krik', ulangan fisika (ada untungnya juga saya sakit, terus pulang duluan, jadi ulangannya susulan:p)

Jum'at, nonton film horor dan lari ketakutan di awal film (se-creepy apapun film horror tetap aja seorang bewew akan ketakutan) internet di sekolah ngadat, guru Pelajaran Tambahan yang sama NGARET untuk kedua kalinya terus pake nahan kita segala di kelas padahal udah bel dan kelas lain udah selesai PT berabad abad yang lalu. Dikaretin (dikaretin?) itu nggak enak --"

Oke, soal pelatih dan guru PT ngaret, mungkin ini pelajaran buat saya. Ngaku deh, saya sering banget ngaret latihan ansamble (kalo sabtu) terus sering nggak on time masuk kelas, de el el.

Terus pas istirahat pertama, di kantin, saya keceplosan menyebut salah satu nama kecengan sohib saya di muka umum. Tapi, no one knows sih (kayaknya) Terus, pas pulangnya, di mushola, Ajeng berujar,


"Ih, jangan sampe si ****** jadian, ntar si bewew cemburu lagi."

Dan asal kalian tahu, Ajeng menyebutkan nama ASLI salah seorang yang 'pernah' digosipkan sama saya, (DIA BUKAN NA!)



asdfghjklzxcvbnmqwertyuiop
My life ends.
THE END.
Bumi, telen saya. Sekarang juga.



Saya yang gugup langsung mengalihkan pembicaraan. Di sana masih banyak siswa. Mati. Mati. Mati. Mati. Setelah mushola kosong melompong, keluarlah jati diri saya yang sebenarnya. HUAAAAAAAAA gimana duooong???? kalo ade kelas di mushola denger terus gosipin gimana?? MASALAHNYA ORANGNYA GAHOL GIMANA INI??? Bzzzz --> sekali lagi, sekedar pemberitahuan, orang ini bukan NA (sakali pan bew)

Lalu, Hazrin dan Ajeng berusaha menenangkan spesies (spesies? dasar gila) gila yang sedang kalut akibat cinta ini. Akhirnya spesies itu jinak juga, karena spesies itu berpikir bahwa yang berlalu, biarkanlah berlalu saja. Spesies itu pun memikirkan siasat culas nan licik (apa bedanya?) untuk menangkis gosip yang akan timbul setelah hari itu. Sungguh, spesies itu sangat aneh... dan gila.

Oke, saya gila. Whatever -_-

Setelah 'agak' pulih dari sindrom kepanikan mendadak yang dianutnya semenjak melek di dunia ini, spesies itu teringat satu hal lagi. O-em-ji dan oh my god. Spesies itu teringat akan perkataan seorang temannya. Teman berkata bahwa ada seorang cowok yang naksir dia. Spesies aneh nan gila itu kaget setengah mati, menyadari bahwa dia masih laku (?) sindrom kepanikan itu kembali menyerang Sang Spesies. Dan spesies itu pun dilarikan ke RSJ-Rumah Sakit Jatuhcinta.

OKEEEE SEORANG MURID KELAS 9 SMP TELAH BERTRANSFORMASI MENJADI SPESIES. DAN GILA. AAARGH. Aku benci untuk mengakuinya, tapi ini kenyataan, Spesies = Saya. get real. Uh Oh. I just trying to make a fool of myself, because it won't hurt anyone, and sometimes it sounds funny.

Maaf. Sorry. Saya hanya terlalu gila. Minggu ini minggu gila. Minggu mencak mencak. The craziest week of my life. Crazy di sini dalam artian penyorasi, memburuk. Tulang patah, guru pada ngaret, ulangan menanti, dan lain lain (dan lain lain hanya digunakan oleh orang hopeless) Belom cukup semua itu, masih harus ada urusan cowok -_- belom beres persoalan NA (dia cari sensasi di kelas meeen, entar bewew ceritain), sekarang muncul secret admirer baru. Bah.

Capek deh jadi manusia. Yuk jadi spesies (?)

AAARGH ralat doanya. Ya Allah aku ga mau jadi binatang. Ya Allah, mudahkanlah jalan hidupku di dunia yang complicated ini!


P.S. : sudah dua kali saya mimpi punya DSLR. Kemaren mimpi lagi. Dan saya berhasil bikin fokus di sebuah foto. Cool! Allah, Aku mau kamera baru, bukan cowok baru -__-

Thursday, November 25, 2010

Ulangan?

Buat orang yang otaknya tergolong 'cair', ulangan mungkin just like a game that must be played. Buat saya? bagai mendaki gunung everest -___- Saya iri liat mereka yang selooow banget ngerjain ulangannya, sedangkan saya berkeringat dingin (kan mendaki gunung everest :p) Seriously, mereka bukan takut nggak masuk KKM yang 'cukup' tinggi, they just want perfection. Perfect grade. Betapa bahagianya jadi orang cerdas. Jadi siswa yang kayaknya hidupnya lurus lurus aja, tanpa hambatan.

Well, yeah, I've tried to be one of them. Ternyata susah, ya? *pake nanya lagi -_-" Ada aja hambatannya. Malas ada di urutan pertama, as always. Hidup di zaman sekarang susah pake banget, godaan selangit (em?) Ya Facebook lah, tumblr lah, blogger lah, apa lah ---> bukan penggemar twitter dan Play Station. Di sekolah niatnya sampai di rumah mau belajar, eeh taunya malah nongkrongin komputer. Dan komputer adalah sebaik baiknya, sesempurnanya godaan buat saya.

Actually, kalau kita lihat dari sisi 'logis'nya, sebenarnya untuk mendapat nilai cemerlang itu mudah.

Langkah pertama : Belajar.

Langkah kedua : berdoa.

Langkah ketiga : tawakal.

Simple, isn't it?

Sayangnya, setan tetap ada dimana mana, BUNUUUUUUH SETAAAAAN! (padahal mah sekali digoda langsung kepengaruh pan,) Sering sekali saya udah belajar, eh taunya berujung pada main komputer (lagi). Terus mau berdoa, malah dipengaruhi biar capek terus langsung tidur. Mau tawakal? malah PANIK karena materi sistem kebut semalam hilang tak berbekas dari memori saat ulangan.

JADI GIMANA DONG BIAR PINTAR, CERDAS,BERPRESTASI DAN MEMPUNYAI MASA DEPAN CERAH?! ---> stress setengah mampus.

I've already solved the solution a bit.

What's that?

Mirip sih sama langkah langkah yang sudah disebutkan sebelumnya. First of all, jangan lupa usaha. Inget, gunung everest ada di depan sana! Siapa pendaki pertama gunung everest? Edmund Hillary! --> tanya jawab pan? Udah udah, lanjut. Pokoknya kita semua harus fighting se-fighting fightingnya. SEMANGAT SAMPAI TITIK DARAH PENGHABISAN. UN di depan mata. Ayo kita belajar!

Berdoa. Pray. I close my eyes and pray. I close my eyes and I can see a better day, gitu kata si Jebeh mah. Don't ever trying to forget it. Kita berusaha, Allah menentukan.

Intinya itu. Dan jangan sombong juga. Sering banget saya kena kasus Murphy's Law. Gini, saya jelasin dulu ya, Murphy's Law itu, jadi semacem misalnya kita berpikir, "Aduuh, kuisnya tadi gampang ya? padahal aku ga belajar tadi malem," begitu hasilnya keluar, ternyata nilai kita jelek. What the banget kan? Itulah Murphy's Law. Mungkin semacam 'revenge' dari tuhan karena kita meremehkan hal, even yang paling kecil sekalipun. Saya pernah nekat mau ulangan mate malah stand by di komputer selama berjam jam, and I got bad mark when everyone seems to got a perfect score. Z.

Musuh terbesarku adalah rasa malas. kalau aku bisa mengalahkannya, aku bisa mengalahkan apa pun selain itu. (disadur dari novel "Rival")
P.S. : don't forget visit this Bule's Blog. Actually he's australian but he speaks Bahasa Indonesia fluently!

Monday, November 22, 2010

Pain Again

Today was a bizzare day -_- tadi pagi, pas mau berangkat, tiba tiba bahu kanan kepelitek (aku juga ga ngerti gimana kepeliteknya) terus langsung sakitnya luar biasa. I forcing to go to school because there is a math test today. Di angkot, saya masih kesakitan. Makanya mengkerut terus di angkot. My biggest fear today is... yup, polisi tidur (traffic bump) Setiap kali ada polisi tidur, saya langsung pasang ekspresi serem ga nahan, dan bahunya langsung sakit banget :(

Forget it. Begitu sampe kelas, the pain wasn't gone yet. Then I just sit quitely (well, not that QUITE) on my chair and eat up the pain. I can't even write. OMG. Then, how can I attend that Math Test?

I can't stand the pain anymore, then I went to the School Clinic with Brina (Ajeng and Irin go ahead after us) The Nurse said that I must do some Rontgen-Check Up, because my right-shoulder bone seems to be moved wrongly after that 'lesson'. So I just laid on the Clinic's bed, waiting until the pain gone. But It's not working. I can still feel the pain. So, I decided to went home, as the Nurse suggested. Then, I went up to my classroom to took my bag off, and everyone in the class just like, "What Happen?" I said that I got a shoulder-pain and can't write.

Well, since there weren't anyone who can picked me up, my homeroom teacher, Bu Trimurti, accompanied me to go home. I'm very pleasured to go with her, thank you very much, Bu Tri :) Also, Bu Tri brought my bag and refused to give it to me while I was trying to brought it by myself. Trust me, my homeroom teacher is the way too kind.

Arrived home, I used my left energy to changed my uniform, eat a bit, and went sleep. Then I wake up again, eat again, watched TV, and here now, I made a posting ;) by the way, since tomorrow I will have Math Test that supposed to be today, I studied a lot again. I want to get a great score. Wish me luck, guys!


found this at tumblr. HAHAHA eat that, boy!



Practicing on Computer (LOL I found the scanned version of the Math Exercise on facebook)



And, ASTAGFIRULLAH! Tomorrow, there'll be Biology and History Test too -___- That's why I don't attend BP today.

Playlist of the week a.k.a music chart #4

Mike Posner - Please Don't Go



Taylor Swift - Better Than Revenge



Alicia Keys - If I Ain't Got You



Miley Cyrus - Butterfly Fly Away



James Morisson - You Give Me Something



Lady Antebellum - Need You Now



Already been told last week ;
Craig David - Insomnia
Usher - DJ Got Us Falling in Love
Savage Garden - I Knew I Loved You
The Ready Set - Love Like Woe
Kahitna - Aku Dirimu Dirinya

Soriiiii telat diposting hehehe :B

Saturday, November 20, 2010

Fortune Cookies


If you would be loved, love and be lovable.

Maaf

Does it my fault if I can't stuck in a place with a people? Apa salah kalo saya nggak tahan untuk nggak keliling dan menyapa teman yang lain? apa itu salah?

Saya bertanya tanya seperti itu di dalam hati. Saya mulai merasa bahwa ada teman yang membenci saya karena mungkin, dia pikir saya agak berubah.

Dan, inilah curhatan hati saya. Btw, kalo saya curhat di dalem hati, saya nggak pake bahasa "saya-kamu". I use that "gue-lo" languange in my heart. Well, this is the first post that I use "Gue-Lo" inside it.

CURHAT
Dari dulu, gue juga udah ngerasa. Gue ngerasa bahwa gue nggak dianggep apa apa sama mereka. Kalo ada yang nyamperin di kelas, mereka pasti nggak nyamperin ke arah gue (nggak semuanya juga sih,) Mereka jajan jarang ngajak, ngeloyor aja di depan gue, seakan gue invisible, kecuali kalo gue bener bener nyongsong mereka dan minta ikut. Mereka pulang sekedar bilang "bye" aja jarang, seringkali gue yang dadahin duluan. Seringkali gue mikir, apa yang salah ya? Tapi enggak ada yang salah. Yaudah, gue berusaha nelen mentah mentah dan mengenyahkan perasaan "invisible" itu.

Tapi tiba tiba gue ngerasa bahwa mereka bilang gue berubah. Mau nggak mau, gue shocked. Hati gue hancur lebur sudah. Okay, maybe that's my fault. Tapi kenapa? Bahkan kemaren, mereka sempet pergi jalan tanpa mengajak gue sama sekali. Okelah, gue tau, pasti gue nolak kalo diajak juga, karena gue lagi bikin sate kambing sama beberapa anak di belakang. Tapi sekedar nyamperin terus bilang, "mau ikut ga?" ato "duluan ya, mau jalan." pun enggak. Seandainya mereka bilang, itu akan sangat berarti buat gue. Berarti gue terasa "ada" dong di bumi ini? Tapi kenyataannya mereka enggak ngajak. Dan nggak tau kenapa hati gue merasa mencelos. Gue jadi mikir, sebenernya gue salah dimananya sih?

Makanya, seharian hari jumat itu gue sering banget bengong. Sampe Wedar nanya berkali kali, "Bewew kenapa?" gue cuma bales dengan senyum hambar sambil bilang "Ga kenapa napa" sembari mengalihkan topik pembicaraan. I forcing a smile all day long. All my smile totally fake. Di samping, mungkin gue ketawa, tapi itu semua FAKE. Gue pengen nangis, tapi gue berusaha nahan mati matian. Sampai akhirnya di pelajaran Bu Tri gue udah ga tahan lagi, terus izinlah gue ke toilet dan nangis sepuasnya disana. oh, toilet memang tempat terbaik untuk bikin orang nangis sekaligus cari inspirasi.

My heart totally heavy. Gue mungkin punya temen untuk dicurhatin, tapi sayang sekali gue nggak punya keberanian untuk ngomong soal ini ke siapapun. Dan di samping itu, Alya was sad. Gue nggak mau nambah beban dia. Ah, seandainya aja gue bisa nangis terang terangan kayak dia, beban gue pasti bisa ilang. Tapi air mata gue entah kenapa mendadak kering begitu berhadapan dengan banyak teman. Hati gue kosong.

I'm really weak inside, but look strong outside. I'm the smile-faker. I may look happy, but you don't know how my heart really feels.

Di toilet itu gue bener bener berpikir sebagai remaja yang depresi. Gue kini bener bener ngerti, kenapa banyak banget remaja di Jepang yang bunuh diri. Gue pun mikir, buat apa sih gue hidup? Buat apa Allah menciptakan gue? Gue ngerasa useless parah waktu itu. Kayaknya nggak guna banget gue di dunia ini. Gue kerjanya cuma ngabisin uang ortu, ngebuat ortu kesel, bikin temen kecewa, dll. Kalau saja gue mati, nggak akan ada yang bener bener kangen sama gue. Nggak akan. Apa gue se-worth it itu buat dikangenin? Apa gue bener bener berarti di mata mereka? apa gue bener bener ada di hati mereka? Gue nggak tau.

Bahkan gue sempet mikir, Coba aja kemaren gue ketabrak truk, bukan motor. Atau, sekaligus aja bikin gue ketabrak dua kali biar gue mati. Coba gue punya disease yang nggak bisa disembuhin. Coba gue ngidap kanker ato apalah itu.

Seenggaknya, orang yang mengidap penyakit parah TAU bahwa waktu mereka tinggal sedikit. Tau bahwa mereka nggak bisa lama lama dengan orang yang mereka cintai. Tau betapa berharganya nyawa untuk satu hari. Tau betapa nikmatnya kesehatan. Tau untuk bersyukur. Mereka bisa berpamitan dengan orang terdekat, karena mereka tau waktu mereka nggak lama lagi. Mereka bisa memperdalam ketakwaan mereka dengan Allah Swt, karena tau waktu mereka nggak lama lagi.

Astagfirullah, harusnya gue lebih bersyukur. Ya, bersyukur. Gue masih sehat. Gue masih bisa membuat ortu gue bangga dengan gue. Gue masih diberi kesempatan untuk berterima kasih atas apa yang orangtua gue berikan selama ini. Gue masih bisa minta maaf atas segala kesalahan gue terhadap mereka.

Gue harusnya bersyukur, gue diberi teman yang nggak fake. Gue harusnya bersyukur, gue diberi teman teman yang memberikan pengaruh baik.

Gue harusnya bersyukur, yang nabrak gue kemaren cuma motor. Gue belom siap untuk mati. Gue masih utang beberapa kali Shalat Isya yang bolong sama Allah. Gue masih sering bohong. Gue masih sering berbuat dosa. Gue ga mau masuk neraka.

Gue memutuskan, gue minta maaf sama temen temen. Maaf kalo gue punya banyak salah. Maaf banget. Gue emang nggak sempurna. Gue bahkan bukan temen yang baik untuk kalian. Gue seharusnya memikirkan kebaikan kalian yang udah mau nemenin gue selama ini, di saat susah maupun senang. Gue harusnya berterimakasih atas ketulusan kalian sebagai sahabat yang nggak ternilai harganya.

Makasih atas kehadiran kalian buat gue selama ini. Maafin gue yang kurang bersyukur, kurang ajar, kurang kurang banget dah. Gue emang ngelunjak banget. I know, things would never be the same again, I apologize. Gue memang bukan seorang teman yang baik. Kalau gue mati nanti, jangan nangis. Just forget me. Gue bukanlah seseorang yang pantas untuk kalian tangisi. Bukan. Maaf.

Maafin gue.

Dan, curhatan ini pada akhirnya cuma curhatan. Maafin kalo ada yang tersinggung ato gimana. Gue cuma mau ngeluarin unek unek, dan gue nggak biasa curhat sama Ibu. Apalagi sama diary. Sekali lagi, apa curhat seperti ini itu salah? Kalau salah, maafin gue. Maafin gue. Gue emang patut disalahin. Maafin gue, gue emang weak, lembek tau ga. Maafin gue karena gue terlalu gampang diremehkan oleh kalian. Maafin gue, kehadiran gue mungkin memperburuk keadaan. Maafin gue.

Lama lama kok saya jadi mirip Mpok Minah di Bajaj Bajuri ya?

QUIT

I feel like I wanna quit my English course. Why?

Because I think It costs too expensive but I didn’t get many advantages from that course. My english not developed so much than before. Sering juga saya tertipu, bela belain les meski besoknya ulangan, eh di sana taunya cuma ada game doang. Kesel nggak tuh? -_-

Selain itu ada alasan lain. Ya, saya merasa nggak enakeun di kelas itu. Seriously, terutama kalo yang ngajar Dew (bukan nama sebenarnya). Ngerasa kayak dinomorduakan, mentang mentang kami bukan anak emas di kelas yang asik diajak ngobrol dan smart. Jadi kalo mau dibilang gimana ya, gini, mau suka ato engga, secara nggak sadar ada 2 kubu di kelas kursus English. Kubu anak asik dan kubu anak terpinggirkan. The Popular and The Nerd. Of course, saya masuk Kubu Anak Terpinggirkan. Apa sih bagusnya saya buat masuk Kubu Anak Asik? There's no reason. That's why.

Emang sih, Dew nggak secara langsung kayak gitu, tapi mata Dew selalu 'tersenyum' setiap melihat kubu mereka, i can feel it. Kubu anak asik yang gaul. Mereka nggak terpisahkan, bahkan kalo kelompok kelompokkan mereka selalu bareng, kalo nggak bareng, wah bisa gawat akibatnya. Kayak waktu kemaren, Dew mutusin kita harus dipencar pencar kelompoknya. Tapi ada cewek paling populer, sebut saja Lila (bukan nama sebenarnya) nekuk mukanya abis abisan sampe Dew nyerah. Dew ngasih syarat, mereka boleh sekelompok asal mereka nggak ngomong bahasa Indonesia. Bukannya terima kasih, Lila malah nyeletuk, "Iya, lagian siapa yang bakal ngomong bahasa Indonesia?" sumpah, manja banget.

Terus pernah juga, pas main game, kita sering banget ngomong B. Indo, sampe Dew bener bener pada puncak kemarahannya pas saya nyeritain tentang hantu ke Via pake bahasa Indonesia. "Let's stop the game!" Dia bener bener marah. Padahal, I didn't speak too much bahasa before this time. Hah, stupid timing! yaudah, terus saya minta maaf gitu, dan akhirnya kita ngelanjutin game. Tapi Lila setelah itu ngomong beberapa patah kata bahasa Indonesia, dan Dew ga marah. Sumpah, ga adil banget. Saat itu saya bener bener ngerasa, Dew pilih kasih. Banget.

Dan kemaren, mereka (kubu anak asik) ngomongin, gimana kalo kita bikin kelompok level English Conversation (dikhususkan kepada percakapan bahasa Inggris) dengan anggota yang sama dengan kelompok yang sekarang. Hati saya udah bilang, nggak. Saya nggak mau. emang sih, ada temen temen yang tulus nemenin saya di kelas itu, tapi saya nggak tahan lagi. Kubu anak asik sampe protes ke administrasi, pengen bikin kelompok sendiri. Ya, mereka ingin bikin kelompok untuk MEREKA. Kalo saya nggak ikut kelompok itu, it won't matter, anyway.

Dan ya, mereka semua pada kaya. Semuanya dijemput pake mobil dan oleh orangtua mereka. Mereka MUNGKIN tenang tenang saja, biarin aja buang buang duit 300 ribu tapi kemampuan bahasa Inggrisnya nggak maju drastis. Sebodo amat nggak belajar pas ada tes kenaikan level. Sebodo amat hasil tesnya jelek. Sebodo. Les mah les saja.

Andaikan saya bisa seperti mereka yang "tenang" saja. Saya juga pengen 'kali, diantar jemput les oleh orangtua, les tanpa beban moral dan moril, dan sebagainya. Tapi saya tahu, betapa besarnya perjuangan Ibu, yang sebenarnya bisa sampai rumah sore dengan naik busway, tapi dia lebih memilih untuk ikut pulang dengan mobil kantor bapak meski harus menunggu berjam jam hingga kadang tiba di rumah dini hari hanya untuk menghemat beberapa rupiah untuk saya, anaknya. Lalu Ibu sering begadang dengan tumpukan kertas di hadapannya, dan kemudian harus berangkat pukul setengah enam.

Makanya, perkara les bahasa inggris ini bukan perkara yang mudah. Sejak dulu, I've decided to quit english course at this place, karena even kita belajar verb, itu pun pasti terbatas banget. Apalagi kalau gurunya orang Indonesia, beda sama native teacher yang lebih disiplin.

I've got a decision. I quit next month. I can't stand it anymore. Di samping itu, aku harus belajar bahasa Inggris secara serius, karena sebentar lagi saya mau UN.

Thanks for all the memories, Nightingale. Nightingale WAS a good class once. Tapi sekarang enggak lagi. Now, everything's changed a lot. Actually, I'm dissapointed, but what can I do more? I can't resist them. I CAN'T RESIST THEM. AKU NGGAK TAHAN LAGI DENGAN KUBU MEREKA!

I'm very sure that they never thought anything about me and my feelings. Mereka nggak pernah mikir bagaimana sakitnya perasaan menjadi orang "pinggiran". Mereka nggak pernah mikir, betapa beruntungnya mereka yang nggak perlu mikir aku-buang-buang-uang-cuma-untuk-les-bahasa-yang-nggak-bikin-kemampuanku-meningkat-secara-nyata.

I'M MISERABLE AT BEST.
But yea, people don't care whether you happy or not. Just be happy. And don't forget to be grateful.

Friday, November 19, 2010

AAAAAAARRRRRGGGGGGGGGGHHHHHHHHH
BERAPA MINGGU LAGI YANG HARUS SAYA HABISKAN BERSAMA BUKU MATEMATIKA??!!
Jawaban : 20 minggu lagi.


Wednesday, November 17, 2010

Ways To Get Girls Heart

1.Hug her from behind.
2.Grab her hand when you guys walk next to each other.
3.When standing, wrap your arms around her.
4.Cuddle with her.
5.Dont force her to do anything
6.Write little notes.
7.Compliment her.
8.When you hug her, hold her in your arms as long as possible.
9.Say I love you…..and mean it
10.Brush the hair out of her eyes
11.Comfort her when she cries.
12.Love her with all your heart


Another Islamic Quotes
If Allah brings you to it, He will bring you through it. In Happy moments, praise Allah. In Difficult moments, seek Allah. In Quiet moments, worship Allah. In Painful moments, trust Allah. In Every moment, thank Allah. (from tumblr)

btw, I took random photos today :

Nekat foto foto (padahal lagi sakit)





The meat from Qurban!!



Pain at the right feet. Even better than the pain at my shoulder's bone.

But, you know what's the best medicine for all this pain? It just Blogger, Tumblr, and Facebook. I LOVE YAA ♥

Uang?

Beberapa hari yang lalu, seorang guru senior datang ke kelas kami. Kelas kami yang kebetulan sedang tidak ada guru dan gaduhnya minta ampun seketika terdiam. Tidak ada yang berani mengeluarkan suara. Ya, guru ini terkesan agak 'seram' di mata kami. Entah apa yang akan diucapkannya pada kami kali ini.

"Saya mau bicara. Sebentar saja." ucapnya yang kemudian dibalas dengan diam seribu bahasa kami.

"Coba, renungkanlah. Ada sebuah SD yang terletak di pinggir sawah. Jumlah muridnya kurang dari 400 siswa. Sementara itu, ada sekolah menengah, dalam ini ucapkan saja SMP, yang sudah bertaraf RSBI dan memiliki berjumlah 700 siswa. Ketika dimintai sumbangan untuk korban bencana alam, SD yang berada di dekat sawah tersebut.." sang Guru senior menekankan kata 'sawah'

"Mereka dapat mengumpulkan lebih dari 9 juta. Dan SMP tadi, jauh kurang dari 6 juta!!"

Kami terdiam. Tentu, kami tahu sekolah siapa yang dimaksud dengan "SMP" di cerita itu.

"Ya, kadang orang kurang mampu memang cenderung lebih mudah tersentuh nuraninya. Renungkanlah."

Guru itu pun berlalu dari kelas kami. Jelas terlihat dari raut muka kami bahwa sebagian besar kurang setuju dengan "renungan" itu. Kalau dianalisis, secara tidak langsung guru itu agak 'menuduh' kami tidak peduli dengan bencana yang terjadi, dan tidak tertarik untuk membantu. Tapi, apakah Guru tersebut tahu alasan sebenarnya mengapa kami tidak menyumbang?

Kalau saya pribadi, saya tidak menyumbang karena orangtua saya akan mampir di Jogja untuk memberikan langsung bantuan kepada para korban bencana.

Sungguh, saya menghargai usaha Guru itu untuk menasehati kami, tapi menurut saya jumlah uang bukanlah tolak ukur apakah kita 'tersentuh' atau tidak. Buat apa nominal besar kalau tidak ikhlas? Lagipula, jika sumbangan yang diminta berbentuk uang, saya kurang suka. Saya lebih senang menyumbang bahan makanan atau pakaian layak pakai.

Tuzki Way to Express Our Feelin'

Aerobic! Kiri, Kanan!



Stress XD



Alah *Hazrin Style



Mana barangkuu?!



Kenapa hidupku semerana ini?!



-__-"



Amin..




uuh, it's ♥


BUNUH!!!! ---> Psycho



Favourite Things to Do when I'm Depressed



I WHIP MY HEAD BACK AND FORTH!



you can also choose another characters at emote.rkasigi.net

♥ is God!

♥ **** 28.10.2010, jangan ngoray, jangan muna,..mudah2 an langgeng,..Ammiiinn ya Allah

WAKAKAKAKAKAKAK GILA NGAKAK LIATNYA. Itu statusnya FND! Ini buat pacarnya yang keempat looh -.- Jangan ngoray... jangan muna... Apakah anda sudah bisa setia dan jujur? Who knows? I don't care, by the way. Amin ya Allahnya itu bikin saya tambah ga bisa nahan senyum. Ampuun dah, sampai kapan mau gonta ganti pacar? eh denger denger dia bertahan pacarannya biasanya kurang dari sebulan. watehe.

Ya Allah, I really loves you. You give the best from me. You throw FND from me. Thank You, Thank You. Untung saya nggak sempet dibego begoin sama kata kata gombalnya, ga sempat buta dengan pesonanya yang ohok ohok hahahaha. Udah ah, teuing.


Nah, beberapa hari yang lalu, di sekolah seperti biasa saya keceplosan lagi bilang "Matahari" -____- terus tiba tiba teman berinisial B berujar,

"Eh, kemaren aku sama I*** msn-an, terus aku ngasih tau I*** namanya Matahari."

Ekspresi saya saat itu bisa saja biasa, tapi mata kaya mau copot. EGILE SI B NGAPAIN BILANG BILANG KE ANAK COWO SEGALA??I*** = anak cowok. Tapi saya tetap mendengarkan.

"Hah kok bisa?"

"Kan kita lagi chat, terus ada emoticon mataharinya, terus aku bilang, 'Matahari kan pacarnya Bewice' "

"-_- aku kan ga punya pacar.."

"Terus I*** nanya, 'emang beneran namanya Matahari?' aku jawab iya, namanya M******* K********"

"Terus kita cari di FB profilenya. Tapi sumpah dong, profpicnya jijik banget,"

"JIJIK?" ---> seinget saya profpicnya ganteng ah, pake jas sama kacamata item.

"Iya, profile picturenya cewek lagi tiduran gitu."

HAH?!

begitu sampai rumah, saya langsung buka account Ibu dan menuju account BBM. Egile beneran, profile picturenya dia cewek lagi tiduran pake tanktop item gitu.


Pervert! Terus saya liat comment di fotonya dia itu. Temen ceweknya sampe nanya kenapa dia masang foto itu, dan dia jawab "Beauty." cuma gara gara cantik? ckck hahaha. Dan yang bikin saya shock, di profile picture dia sebelum yang baru itu, ada cowok comment, "Hey, you sexy lady wanna go out with me?" dan comment itu dilike sama BBM dong! O EM JI ternyata BBM benar benar maho! Gay! Homoooo. Deuh, saya kasihan sama ceweknya, unyunyunyu jangan nangis ya neng cantik :[

Nah, saya perhatikan lagi foto itu. Ada tulisan 'GQ' di ujung kanan bawah foto. Saya search di om google. Dan, oh my godness -_____- don't try this at home. Menge-search GQ sama saja dengan merusak mata anda. GQ ternyata adalah sebuah 'majalah' . Majalah yang lucuuu banget, sampe sampe modelnya pada ga punya uang buat beli baju --" Harusnya kita sumbangin baju bekas kita ke mereka, I pity they. Ah pokoknya tuh majalah ga bener deh. Berarti BBM ga bener. Irin aja sampe melotot, "Udah Bew, jauhin dia!"

Tapi entah kenapa, saya agak agak bersyukur dia pake profile picture yang ITU. I*** jadi ga bisa liat muka BBM dan nilai buruk BBM semakin menumpuk di mata saya Selain itu, I've already over him.

Now, I really believe this quote. Rejection is God's Protection. Penolakan itu sebenarnya perlindungan dari Tuhan.

Dan, kenapa kecengan saya pada ga bener semua? Apirang jarang sholat, Atas ... (gatau ah, kayanya dia udah tau bewew suka sama dia deh -__-) Mr Ordinary? He often said rude things. NC? too purrfect!

Okay, maybe it's God's way to protect me. Yea, God made them seems bad in my eyes, so then I wouldn't like them anymore :]

OIYA! kan sekarang aku suka itu tuh, yang di kota Mbah Maridjan XDD hahahahaha. Eh eh, tapi kan saya belom kenal sama dia -_-" Emang sih, kalo ga satu sekolah biasanya susah tau sifat asli mereka. Btw udah Ashaaaaar, Sholat dulu ya ^^

Tuesday, November 16, 2010

Lesson?

I've got a lesson last night. Pelajaran hidup yang tak ternilai harganya. Dari situlah, saya bersyukur, takut pada Allah, dan mudah mudahan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan saya, amin.

So, what lesson is that?

I got hit by a motorcycle.

Is that could be mentioned as a "lesson"? I dunno. But it really realized me of what people said,

Pray and live as today is the last day you live in the world. We can die any hour, any minute, even any second

Kejadiannya begitu cepat, sampe saya sendiri ga sadar kalo ada motor. Jadi awalnya, saya udah berhasil nyebrang dari TBI dan naik angkot 09, tapi kok saya ngerasa ada sebagian uang saya ketinggalan di TBI. So, I went out from the Angkot dan menyebrang kembali ke TBI. Saya begitu terburu buru dan panik ketika menyebrang, dan tiba tiba ada orang berteriak "Awas!" dan zrrrt....! terjadilah. Saya sendiri merasa terlempar, buku yang saya pegang ada di sudut jalan yang lain dan kacamataku terlepas. Setelah pulih dari kekagetan, saya mengambil kacamata dan memakainya. Orang orang mengerumuni saya. Ada bapak yang mau nganter pulang, tapi saya belum mau pulang, mau nyari barang dulu di TBI. ya sudah, diantarkan nyebrang.

Seriously, kondisi saya waktu itu ga keliatan seperti orang yang baru saja ditabrak. Ga berdarah sama sekali, hanya tulang bahu kanan saya bengkak dan memar serta kaki kanan saya lecet (tidak berdarah) dan bengkak memar gitu.

Begitu dicari, ternyata uangnya tidak ada. Ya udahlah, saya ikhlasin saja. Lalu, saya terdorong untuk menuju ke Mushola TBI yang terletak di lantai 3. Memang serem sih, apalagi malam malam. Tapi saya berpikir lagi mengenai kejadian tadi. Allah masih baik lho, masih mengizinkan saya hidup dan kondisi saya baik baik saja. Kalau sampai meninggal padahal belum sholat Isya gimana coba?

Dan disitulah, di mushola saya meneteskan air mata. Seringkali saya mengeluh tentang hidup, tentang teman yang agak agak rese, I complained EVERYTHING. Saya bener bener nggak bisa bersyukur. Shalat Isya sering bolong bolong. Sering memancing kemarahan orangtua. Sering main padahal harus belajar. Saya sering berbohong. Saya belum pantas, belum siap untuk mati. Belum.

Saya nggak mau mati mengenaskan seperti seorang remaja laki laki di Arab yang 3 jam setelah dikuburkan, dia diotopsi kembali, dan badannya penuh darah serta memar sana sini, yang diduga merupakan hasil siksa kubur yang diterimanya. Semasa hidupnya, ia memang sering berbuat dosa. Naudzubillahhimindzalik.

Sepanjang malam saya mengeluh kesakitan di bahu. Memar di kaki tidak terlalu masalah, tapi yang di bahu, benar benar berpengaruh. Mau nguncir rambut aja, rasanya bahu seperti ditusuk tusuk. Tapi, saya berpikir, saya bahkan hanya memar. Paling parah patah tulang. Itu ga sebanding dengan rasa syukur saya untuk masih diizinkan hidup. Bisa saja kan, yang menabrak saya kemarin malam bukan motor, tapi mobil misalnya? Astagfirullah.

Allah memang baik. He's just the way too kind. Thank you, for giving me another chance to live.

Do You Mind To Blow the Bubble?





Trying to catch the Bubble? ;)



Ajeng with bubble and her new "Go Mi Nam" Hairstyle


Ah, that happy expression ;)




Look at Bagas ADS's face (he's wearing black jacket)

once more, LOOK at Bagas! Cengonya ga nahan meen hahaha


I heart their expressions :)


Look at EVERYONE's expressions *giggle*


more ansamble thingy ;



P.S. : You better blow the bubble!